Pellegrini Puas Bisa Taklukkan Guardiola

Pellegrini Puas Bisa Taklukkan Guardiola

Pellegrini Puas Bisa Taklukkan Guardiola

Pelatih Manchester City Manuel Pellegrini cukup senang bisa membalas kekalahan atas juara bertahan Bayern Muenchen. Walau hanya menduduki peringkat kedua di klasemen akhir Grup D, namun ia mengaku sangat puas bisa menumbangkan publik Allianz Arena dengan skor 3-2. Kedua tim memang sudah memastikan tiket ke babak 16 besar sebelum pertandingan dimulai, namun setidaknya prospek untuk menggeser Bayern dari urutan teratas Grup D masih terbuka lebar dan belum dapat dikonfirmasikan secara pasti sebelum pertandingan antar kedua tim berakhir. Dan di dalam benak Pellegrini mungkin skor 4-2 sudah cukup bagi mereka untuk melompati hadangan Bayern Muenchen untuk keluar sebagai juara grup dan kemudian menunggu lawan yang sedikit lebih baik di babak gugur.

Namun ketika sang juara bertahan sudah mampu unggul 2-0 dalam kurun waktu 12 menit melalui Thomas Muller dan Mario Gotze, hal itu sepertinya tinggal menunggu kenyataan bagi kubu tim tamu untuk menduduki peringkat yang sama. Namun satu lesakan dari David Silva sebelum turun minum sempat menghidupkan peluang City dan mereka melanjutkan perlawanan yang cukup tangguh selepas turun minum melalui tambahan dari tendangan penalti Alekandar Kolarov dan sepakan yang cukup indah dari James Milner hanya dalam kurun waktu empat menit. Pellegrini sempat mengutarakan bahwa dirinya cukup senang selepas pertandingan, namun saat ditanya apakah timnya tidak berminat untuk memasukkan Sergio Aguero untuk menambah gol saat kedudukan 3-2, ia mengatakan: “Saya sempat tergoda jika kami memasukkan empat gol tentu saja, itu mengapa saya sempat memintanya melakukan pemanasan sejenak.

“Bagi tim kami, merupakan hal utama dan penting bila kami menduduki klasemen teratas, namun itu bukan merupakan kepentingan utama. Karena tidak mudah untuk mencetak dua gol lainnya.” Dan Milner, yang mencetak gol indah dan memberikan umpan kepada Silva dan menjadi penentu timnya memperoleh penalti, mengatakan: “Kami tidak tahu jika hasil 4-2 sudah cukup atau bahkan 5-2. “Karena sejujurnya kami mengira  tadinya 5-2 dan tentu itu tidak akan mudah.” Mengomentari penampilan secara keseluruhan, Pellegrini menambahkan: “Ini sangat penting karena kemenangan ini kami butuhkan sebagai ajang balas dendam atas apa yang menimpa kami di Manchester (saat takluk 3-1 di pertemuan pertama). “Memenangkan duel ini setelah sebelumnya mengejar ketertinggalan dua gol tentu sungguh luar biasa. Kami bermain sangat baik. Saya cukup senang.”

Setidaknya pelatih Pellegrini melakukan tujuh pergantian dari kebiasaannya di kompetisi reguler, yang ternyata bermain impresif di sepanjang penampilannya di Jerman, demi menantikan duel melawan Arsenal pada akhir pekan mendatang. Sementara itu, bagi Bayern tentu saja seperti hasil yang berbanding terbalik saat mereka menaklukkan Werder Bremen dengan  skor 7-0, dan setelah unggul di awal namun pada akhirnya takluk hal ini sempat mengejutkan pendukung dan Pep Guardiola. “Saya berharap kami bisa mengatasi kekalahan ini dengan kepala tegak dan kembali menatap laga di depan,” tukas Pep Guardiola. “Terkadang situasi seperti ini bisa menimpa kepada tim mana pun juga di dunia dan hari ini terjadi kepada kami. Oleh sebab itu, pesan ini sudah sangat jelas, kami harus mengambil pelajaran dari kekalahan.”