Martino Kehabisan Kata-Kata Untuk Messi

Martino Kehabisan Kata-Kata Untuk Messi

Martino Kehabisan Kata-Kata Untuk Messi

Martino Kehabisan Kata-Kata Untuk Messi – Pelatih yang berasal dari Argentina itu ditinggalkan untuk merasa kagum sebagai mana rekan senegaranya itu berhasil memecahkan rekor gol yang terjadi di El Clasico yang dulu dipegang oleh Alfredo Di Stefano dengan mencetak hat trick dalam kemenangan 4-3 atas Real Madrid yang berhasil mereka dapatkan dalam laga hari Minggu kemarin. Gerardo Martino yang merupakan pelatih kepala dari Barcelona itu sudah kehabisan pujian dan juga kata-kata untuk diberikan kepada pemain bintangnya yaitu Lionel Messi setelah pemain tim nasional Argentina itu mencetak hat trick ketika melawan Real Madrid dalam laga El Clasico pada hari Minggu malam.
Martino Kehabisan Kata-Kata Untuk Messi – Pemain bintang Argentina itu mencetak tiga gol dalam laga tersebut, termasuk dua gol di babak ke dua lewat titik penalti, dan memimpin skuadnya untuk meraih kemenangan dengan skor akhir 4-3 di laga El Clasico dalam pertandingan yang berlangsung di Santiago Bernabeu. Lewat gol pertamanya, yang datang tepat sebelum babak pertama berakhir untuk bisa menyamakan kedudukan menjadi 2-2, Messi menjadi pencetak gol sepanjang masa di dalam laga El Clasico, dengan memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh mantan pemain serang Real Madrid yaitu Alfredo Di Stefano. Dan Martino mengakui bahwa dirinya sudah kehabisan pujian dan juga kata-kata untuk diberikan kepada Messi. “Saya tidak bisa berbicara tentang Leo akan tetapi itu tidak perlu. Itu merupakan pujian dan kemudian pujian lagi. Hari ini dia memecahkan rekor yang lain lagi. Saya berharap dia bisa memberi saya bola pertandingan!”

Martino Kehabisan Kata-Kata Untuk Messi – Dua gol yang dicetak oleh Karim Benzema berhasil memberikan sang tuan rumah kepemimpinan awal dengan skor 2-1 setelah gol pembuka yang dicetak oleh Andres Iniesta, dan Messi kemudian berhasil menyamakan kedudukan sebelum istirahat paruh waktu. Dan kemudian hadiah penalti yang kontroversial yang dieksekusi oleh Cristiano Ronaldo 10 menit setelah istirahat membuat Real berhasil memimpin sekali lagi, hanya untuk kembali disamakan lagi pada menit ke 63. Sergio Ramos mencegah Neymar melakukan satu kesempatan untuk mencetak gol yang jelas dan kemudian pemain bertahan tersebut dikirim keluar lapangan, dengan Messi mengeksekusi penalti lagi dan satu lagi di menit ke 84.
Sebaliknya Neymar bermain dengan tidak efektif akan tetapi Martino menegaskan bahwa pemain asal Brasil itu sudah menghasilkan momen yang penting.

Martino Kehabisan Kata-Kata Untuk Messi – “Neymar baru 21 tahun akan tetapi itu semua terjadi dengan dia. Ramos diusir keluar berkat lari diagonal yang fenomenal. Barca tetap berada di posisi ke tiga namun hanya tertinggal satu poin saja di bawah pemimpin klasemen sementara La Liga Spanyol yaitu Real Madrid dengan 70 poin, yang memiliki poin yang sama dengan urutan ke dua, Atletico Madrid. Martino, yang mengaku sebelum pertandingan ini merupakan ”kesempatan terakhir” yang dimiliki oleh timnya untuk mempertahankan gelar mereka, mengakui bahwa timnya kembali ke dalam perlombaan. “Liga kembali dimulai. Akan tetapi itu tidak mengubah persepsi saya bahwa di luar laga El Clasico, itu hanya merupakan satu laga saja.”