Der Kaizer Kritik Pep Guardiola

Der Kaizer Kritik Pep Guardiola

Der Kaizer Kritik Pep Guardiola

Der Kaizer Kritik Pep Guardiola – Franz Beckenbauer yang juga legenda terbesar Jerman dan juga Bayern Munchen, mengeluarkan kritikan pedas dan keras terhadap keputusan serta langkah dari pelatih Bayern Muenchen asal Spanyol Pep Guardiola yang kerap kali memasang dan juga memainkan Mario Goetze di sektor depan untuk menjadi seorang penyerang tunggal yang menjalan peran false 9 ┬ádi skuad Bayern Munchen tersebut. Mario Goetze memang sering sekali bermain di sektor depan dan juga menjadi seorang bomber murni di skuad Bayern semenjak ia dilatih oleh Pep Guardiola. Dalam laga terakhir sendiri mantan pemain Borussia Dortmund tersebut juga ditempatkan di tempat yang sama dan sempat mencicipi posisi penyerang tunggal ketika Bayern Munchen meraih kemenangan dengan skor 2-0 atas Borussia Monchengladbach beberapa pekan lalu.Der Kaizer Kritik Pep Guardiola – Beckenbauer mengatakan bahwa sangat tidak masuk akal dan juga beralasan ketika memutuskan guna memainkan serta menurunkan Mario Goetze untuk bermain sebagai striker di lini depan Munchen tersebut. Beckenbauer mengatakan bahwa sudah seharusnya Pep tidak memaksakan diri guna menempatkan Mario Goetze yang memiliki postur tubuh mungil untuk berada di sektor depan tersebut. Apalagi Goetze harus menghadapi 3 bek lawan yang tentu saja memiliki postur tubuh yang tinggi besar. Sudah pasti Goetze akan kesulitan dan kerepotan menembus pertahanan lawan. Menurut Beckenbauer sendiri Goetze sering terlihat menghilang ketika bek-bek tangguh yang memiliki postur yang lebih besar dari Goetze tersebut merangsek ke depan dan menjaga Mario.

Der Kaizer Kritik Pep Guardiola – Dan tentu saja membuat serangan Munchen sendiri akhirnya dengan mudah terhenti. Munchen sendiri memiliki bomber dengan postur tubuh yang besar di sosok Mario Mandzukic. Menurut Beckenbauer sendiri Mandzukic lebih pantas untuk menjadi bomber tunggal dibandingkan dengan Mario Goetze. Mantan pemain Borussia Dortmund ini lebih pantas berdiri di belakang striker dan mendukung lini depan Die Roten tersebut. Beckenbauer mengatakan bahwa Goetze memang bisa bermain di posisi bomber tunggal. Namun menurut Presiden kehormatan Bayern Munchen tersebut, Goetze jelas tidak akan bisa mengeluarkan kemampuannya terbaiknya secara maksimal di skuad Bayern Munchen. Ia menilai bahwa Goetze akan lebih berbahaya dan juga memiliki sengatan yang lebih menyakitkan jika ia di tempatkan di belakang penyerang.

Der Kaizer Kritik Pep Guardiola – Goetze yang memilih bergabung bersama skuad Allianz Arena di bursa transfer musim panas 2013 lalu memang sering dibuat eksperimen oleh Pep. Sejauh ini Gotze yang baru berusia 21 tahun tersebut baru mencetak 6 gol dari 14 laga bersama Munchen musim ini. Untuk posisi gelandang serang di belakang striker Pep Guardiola lebih memilih sosok Toni Kroos untuk berduet dengan Bastian Schweinsteiger di sektor tengah Die Roten yang terbiasa menggunakan formasi 4-1-4-1 tersebut.