Bola Online Selamat Datang (Kembali) Liga Jerman

Selamat Datang (Kembali) Liga Jerman

Selamat Datang (Kembali) Liga Jerman

Bola Online – Liga Jerman alias Bundesliga akan mulai bergulir kembali mulai tanggal 10 Agustus 2013 ini. Liga Jerman merupakan bagian tak terpisahkan dari sejarah siaran sepak bola di Indonesia. Liga Jerman melalui TVRI mengawali sapaan Liga Benua Eropa ke Indonesia pada kurun waktu 70-an sampai 80-an. Hingga kemudian hilang ditelan zaman karena kalah populer dengan Liga Italia, Liga Inggris dan baru-baru ini Liga Spanyol. Musim ini setelah musim lalu juga ada Liga Jerman akan ditayangkan di Indosiar. Apalagi mengingat finalis Liga Champions Eropa berasal dari sesama Jerman bisa dipastikan animo penonton Indonesia akan kembali bergairah menyaksikan Bundesliga.

Padahal Bundesliga dahulu menginspirasi para pemain tim nasional masa lalu karena melihat kerja keras para pemainnya. Belum lagi beberapa pemain masa kini juga mengaku terinspirasi karena ikut menonton Liga Jerman bersama ayahnya sewaktu kecil. Para pemain di Liga Jerman mungkin juga terdorong iklim suasana di Jerman sendiri yang sangat disiplin dan mengandalkan kerja keras sehingga permainan sangat menarik untuk ditonton. Permainan di Liga Jerman tidak monoton seperti di Italia, tidak membosankan seperti di Spanyol ataupun terlalu cepat seperti di liga Inggirs.

Mayoritas tim-tim Jerman memang memiliki filosofi yang hampir sama: bermain sesuai dengan keadaan. Pengecualian memang ada di Bayern Munchen serta Borrusia Dortmund yang mengaandalkan  permainan cepat. Hal ini wajar karena kualitas mereka cukup untuk bermain cepat secara konstan dan terus menerus dalam waktu yang lama. Liga Jerman sendiri saat ini memang masih didominasi dua klub tersebut. Tapi, bukan lantas mengecilkan tim lain seperti di Spanyol yang bisa dipastikan pemenangnya antara Barcelona atau Real Madrid. Terkadang Munchen ataupun Dortmund juga bisa terpeleset. Apalagi kualitas tim-tim di Bundesliga tidak terlalu jomplang seperti di Spanyol itu.

Kandidat kuat juara memang masih di antara keduanya. Bayern Munchen sang pemilik Treble musim lalu jelas ingin mempertahankan kedigdayaan dan kejayaan. Apalagi pelatih baru mereka, Josep Pep Guardiola berusaha membuktikan bahwa dia memang jenius bukan hanya sekadar  karena beruntung menangani Barcelona yang dianugerahi talenta-talenta luar biasa seperti Messi, Xavi dan Iniesta.

Sedangkan, Dortmund lebih ingin menantang sang juara. Hal ini terlihat ketika gelaran Piala Super Jerman di mana Dortmund berhasil mengalahkan si pemegang Treble dengan skor yang lumayan meyakinkan yakni 4-2. Jangan lupakan juga klub-klub kuda hitam macam Schalke, Bremen dan Kaiserlautern yang bisa tiba-tiba mengejutkan. Ingatlah bahwa di Jerman sebuah tim promosi pun tiba-tiba bisa menjadi juara dan tim juara bisa tiba-tiba menjadi pesakitan degradasi. Yah semuanya ada di Liga Jerman. Tentu saja kita sebagai penikmat sepak bola harus menyerap sebanyak-banyaknya pelajaran yang diberikan. Bola Online