Bola Online Mourinho Bercerita Tentang Wenger dan Abramovich

Mourinho Bercerita Tentang Wenger dan Abramovich

Mourinho Bercerita Tentang Wenger dan Abramovich

Bola Online – Manager anyar Chelsea, Jose Mourinho baru-baru ini menjelaskan perihal hubungannya dengan manager Arsenal, Arsene Wenger. Pada masa awal ia berada di Stamford Bridge, Chelsea dan Arsenal yang sama-sama berasal dari ibu kota Inggris, London kerap kali dihadapkan pada situasi keduanya harus bersitegang di karenakan persaingan yang saat itu memang sedang panas-panasnya.

Mourinho terkenal mengejek Wenger dengan sebutan “a voyeur” setiap kali ditanya komentarnya mengenai salah satu rivalnya di Liga pada saat itu. Mourinho mengatakan bagaimana dari serangkaian pertemuan kedua pelatih tersebut di banyak turnamen selain kompetisi Liga menghasilkan sebuah sikap saling menghormati dan sportif pada akhirnya, terlepas dari perang komentar di media massa yang biasa terlontar sesaat sebelum kedua tim bertemu. “Saya pertama kali bertemu dengan Arsene di UEFA, Piala Eropa dan Piala Dunia, kami bahkan sempat makan malam bersama.” pelatih asal Portugal tersebut berujar kepada media setempat.

Ketika anda tidak berada di satu liga dan tim anda jarang bertemu, situasi ini memudahkan anda untuk saling mengenal, mengemukakan pendapat dan berbicara apapun mengenai sepakbola ataupun hal di luar itu. Dia merupakan orang yang ramah.” “Saya sangat menghormatinya dan saya akan selalu begitu. Namun terkadang dalam sepak bola, meskipun anda seorang teman dan sangat menghormati orang tersebut, anda bisa berkata sesuatu yang lawan anda tidak suka dan anda akan bereaksi dengan spontan” Tapi pada akhirnya, saya sangat menghormatinya dan saya mempunyai perasaan dia juga merasakan perasaan yang saya rasakan. Saya bertaruh bahwa kami tidak akan mempunyai masalah di kemudian hari.”

Mourinho juga mengklaim bahwa dia tidak pernah meragukan keseriusan pemilik Roman Abramovich terhadap Chelsea. Pada musim 2007, keduanya sempat berpisah setelah mengalami ketidakcocokan dan memutuskan untuk mengakhiri kerjasama dengan kesepakatan bersama, Mourinho meninggalkan klub saat itu dengan status “manajer tersukses” yang sudah memberikan 6 trophy bagi The Blues selama 3 tahun berada di Chelsea. Mourinho memulai perjalanannya dengan memulai petualangan bersama Inter Milan yang berujung kepada kejayaan Inter dan “the Special One” sendiri, Mourinho memutuskan hijrah ke Real Madrid setelah sebelumnya sukses besar bersama Inter.

Meskipun gagal menghadirkan “La Decima”, Mourinho dianggap sukses mematahkan hegemoni Barcelona di kancah domestik, adapun di Eropa, Mourinho juga mengembalikan Madrid ke jajaran semifinalis, walaupun selalu dengan tidak beruntung takluk. Seakan tidak bisa berpisah dengan Roman Abrahamovich, akhirnya pada musim ini ia kembali membesut Chelsea dengan mengusung misi membangun klub menjadi sebuah dinasti. Mourinho menerangkan kepada wartawan bahwa selalu saja ada pertanyaan mengenai keseriusan Roman Abramovich mengenai pengembangan klub di masa depan. Mourinho mengatakan bahwa Roman merupakan orang yang mempunyai visi pemimpin jauh diatas visi para pegawainya, termasuk Jose sendiri. Bola Online