Bilbao Buktikan Barca Harus Beli Pemain

Bilbao Buktikan Barca Harus Beli Pemain

Bilbao Buktikan Barca Harus Beli Pemain

Sulit digambarkan dengan kata-kata menanggapi kekalahan anak asuhannya dalam dua pertandingan terakhir. Mungkin ini sudah waktunya bagi pelatih Gerardo Martino melakukan perekrutan penting pada awal tahun nanti. Salah satu mutlak tamparan bagi Barcelona adalah hilangnya sejumlah pemain kunci dalam kurun dua pekan terakhir. Diawali dengan cedera yang dialami Lionel Messi, seakan-akan menyusul Victor Valdes dan bek sayap Daniel Alves untuk turut meramaikan daftar cedera klub. Saat ini Barcelona memang masih bertengger di peringkat teratas dengan 40 angka. Nilai tersebut kini sama dengan pencapaian Atletico Madrid, salah satu rival terdekat mereka di samping selisih tiga angka dari Real Madrid. Kompetisi La Liga kini justru memasuki babak seru untuk dinikmati hingga akhir musim panas mendatang.

Berawal dari kekalahan dari Ajax Amsterdam di tengah pekan kemarin, membuat Martino mengaku sangat berang atas kekalahan itu, dan disamping pemain-pemain yang mengalami cedera, hal ini tentunya mulai menimbulkan gejala keresahan bagi Barcelona untuk melakukan perekrutan pemain di awal tahun. Tadinya mantan pelatih tim nasional Paraguay itu menganggap kekalahan dari tim raksasa Belanda di arena Liga Champions membuat kesadaran bagi pemain-pemain Catalan untuk bangkit dari keterpurukan, namun sepertinya hal itu tidak mungkin bagi mereka dan kekalahan kedua justru dialami Xavi Hernandez dan rekan-rekannya.

Sang pelatih menyarankan agar pemainnya tampil prima dan menyerang sejak menit-menit awal, walau gol yang dilesakkan oleh Iker Muniain memasuki menit akhir menjadi sebuah gambaran yang lekat, bahwa permainan terbuka pasti bakal menyuguhkan hasil sesungguhnya, bila pasukan Barcelona tidak siap menerimanya. Berbeda dibandingkan Gareth Bale yang memang memiliki pengalaman lebih baik bertarung di kompetisi Eropa di saat Cristiano Ronaldo absen, pemain termahal di dunia itu mampu melakoni perannya dengan baik dalam urusan menjebol gawang lawan. Tetapi tidak demikian dengan Neymar da Silva. Meski mampu tampil prima sejak mengawali debutnya dengan klub Catalan, seakan-akan penampilannya semakin anjlok dan belum siap ditinggal oleh Lionel Messi, yang notabene Martino memberikan peran khusus kepadanya untuk menggantikan Messi, yang mengalami cedera otot dan tidak akan tampil lagi di tahun ini.

Ini menjadi sebuah tantangan bagi karir Neymar dan tentunya dalam hitungan pekan ke depan, mantan pemain terbaik Amerika Selatan itu harus kembali menunjukkan tajinya di kancah La Liga, sebelum Lionel Messi kembali memperkuat Barcelona. Peluang terbaik Barcelona di pertandingan itu terjadi ketika Ander Iturraspe menjatuhkannya tepat di luar kotak penalti dan seakan-akan pemain Barcelona mengemis untuk meminta kartu merah dari wasit kepada Iturraspe. Namun hasilnya justru kartu kuning yang diberikan oleh wasit saat keadaan masih sama kuat tanpa gol. “Wasit sepertinya tidak menjalankan tugasnya dengan baik – sudah jelas harusnya pemain Athletic Bilbao terkena kartu merah atas aksi pelanggarannya itu,” kecam Sergio Busquets, yang juga terkena kartu kuning di pertandingan itu.

Neymar bahkan beberapa kali memperoleh kesempatan matang untuk mencetak gol, sebelum terlihat didorong oleh Gorka Iraizoz, namun kembali, kehadirannya masih belum mampu mengangkat citra permainan Barcelona secara menyeluruh. Demikian juga dengan Cesc Fabregas, yang dalam beberapa pekan terakhir sempat mengungkapkan keberatannya dengan pola rotasi sang pelatih, namun ketika diberikan peran lebih banyak pada musim ini, mantan kapten Arsenal itu justru tampil kedodoran, baik saat melawan Ajax maupun Athletic Bilbao.