Berita Piala Dunia Sepak Bola Prancis Dan Penurunan Ekonomi

Berita Piala Dunia Sepak Bola Prancis Dan Penurunan Ekonomi

Berita Piala Dunia Sepak Bola Prancis Dan Penurunan Ekonomi

Berita Piala Dunia Sepak Bola Prancis Dan Penurunan Ekonomi – Pajak pendapatan yang sangat tinggi di Prancis yakni sebesar 75%, yang baru saja disahkan oleh Panitia Anggaran Negara Prancis pada akhir Oktober dan akan diberlakukan sejak Januari 2014, bisa sangat mempengaruhi kompetisi Liga Prancis yang baru saja menggeliat kembali. Banyak pernyataan senada dan prediksi serupa dari para pengamat ekonomi yang kebetulan juga mengamati sepak bola. Soccernomics istilahnya. Para pakar soccernomics di Prancis berpendapat bahwa kematian kompetisi sepak bola Prancis akan menghampiri mereka. Dengan pajak sebesar itu maka akan sedikit investor yang mau menanamkan modalnya di klub sepak bola yang tidak menguntungkan. Pemilik uang pasti lebih memilih klub yang sudah pasti menguntungkan.

 Oieh sebab itulah beberapa Presiden Klub di Prancis sudah menyatakan bahwa ini adalah sebuah sinyalemen bahaya untuk Liga Prancis. Bahkan kemudian mereka membentuk aliansi para Presiden Klub agar bisa berbicara dengan Presiden Prancis yakni Francois Hollande agar memikirkan rencana ulang bahkan membatalkan niatnya tentang pajak pendapatan yang sangat tinggi tersebut. Presiden Francois Hollande sendiri menyebutkan alasan mengapa akhirnya kebijakan tersebut harus diambil adalah karena rencana tersebut bisa mengembalikan kondisi ekonomi fiskal Prancis. Beliau juga mengakui bahwa kebijakan ini sebenarnya dilematis karena bisa-bisa kebijakan ini membuat permainan sepak bola yang kompetitif dan ketat akan kembali pergi.

Memang kemudian muncul ketidak pastian bahwa bisa saja rencana ini batal dijalankan akibat bertentangan dengan Undang-Undang Dasar negara yang sebenarnya membebaskan rakyat dari pajak. Sesuai dengan semangat revolusi Prancis yakni Liberte alias kebebasan sebenarnya pemerintah Prancis enggan untuk menjalankan program yang sangat mencekik semua kalangan di Prancis tersebut, baik kalangan berpunya maupun tidak berpunya sekarang bayangkan saja misalnya gaji salah seorang Warga Negara Prancis adalah 100 Euro maka dia harus membayar pajak sebesar 75 Euro berarti dia mempunyai sisa uang tinggal 25 Euro. Terbayang bukan bagaimana peliknya hidup jika kemudian hanya mempunyai uang di tangan sebesar 25 Euro. Memang Prancis kemudian terkenal dengan berbagai fasilitas gratisnya tapi untuk makan tetap harus bayar bukan?

Sekarang di tingkat klub sepak bola sebagai contoh PSG mempunyai pemain yang rata-rata bergaji 1 juta Euro dan ingat beberapa kontrak pemain menyatakan bahwa pajak pemain ditanggung klub.Maka, hitung saja berapa pajak yang ditanggung oleh sebuah klub jika ada 10 orang pemain saja yang bergaji 1 juta Euro mempunyai klausul kontrak seperti itu? Nah, itulah mengapa klub-klub sepak bola menjerit jika nantinya aturan itu benar-benar diterapkan pada bulan Januari 2014. Klub-klub akan semakin merugi. Di akhir tahun 2012 saja diperkirakan seluruh klub di Ligue 1 Prancis mengalami kerugian 108 juta Euro, maka bayangkan saja tahun depan berapa angka yang akan muncul? Berita Piala Dunia Sepak Bola Prancis Dan Penurunan Ekonomi